Ikuti 15 Cabor, Kota Mojokerto Target 5 Emas di Porprov Banyuwangi

Kota Mojokerto mengikuti 15 cabang olahraga (cabor) dari 35 cabor yang dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Porprov) V di Banyuwangi. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Mojokerto menargetkan lima emas.

Ketua KONI Kota Mojokerto,  Tatok Setyadi mengatakan, jumlah kontingen yang mengikuti Porprov V di Banyuwangi mulai 6 sampai 13 juni 2015 ini terdiri dari 15 cabor, total seluruh 119 orang, terdiri dari atlet 76 orang, ofisial 43 orang. "Training center selama tiga bulan sudah dilakukan masing-masing cabor," ungkapnya, Senin (01/06/2015).

Masih kata Tatok, selain TC, masing-masing cabor juga melaksanakan pertandingan uji coba dan mengikuti turnamen untuk mengukur kemampuan atlet. KONI Kota Mojokerto menargetkan Kota Mojokerto bisa memasuki 20 besar dengan lima medali emas.

"Dengan tekad bisa meraih medali emas pada cabang olah raga Sepeda, biliar, tenis meja, taekwondo , pencak silat," katanya.

Sementara itu, Walikota Mojokerto, Mas'ud Yunus yang memberangkatkan kontigen sekaligus pengukuhan Pengurus KONI Kota Mojokerto Periode 2015-2019 berjanji akan menambah anggaran KONI Kota Mojokerto. "Dengan catatan jika prestasi di Porprov V Jatim di Banyuwangi ini bagus dan sesuai target," ujarnya.

Selain menambahi anggaran KONI melalui PAK, masih kata Walikota, nanti atlet yang berprestasi meraih emas akan diberi hadiah Rp15 juta per orang. Sementara dengan kepengurusan yang baru ini, Walikota berharap, KONI Kota Mojokerto bisa lebih berprestasi pada pembibitan dan pembinaan atlet KONI.

"Pengurus KONI juga harus terus mengadakan sinergi dan koordinasi dengan Pemkot Mojokerto. Tidak berorientasi pada anggaran, yang terpenting adalah agar olah raga di kota Mojokerto bisa menghasilkan prestasi. Tentukan strategi baru, nantinya anggaran akan mengikuti," jelasnya.

Walikota berharap, tidak sebatas pada output saja tapi tidak sampai pada outcome karena itu agar meningkatkan pembinaan sehingga kualitas atlet mampu berbicara di tingkat regional dan nasional. Walikota yakin Kota Mojokerto memiliki potensi di bidang olahraga.

"Tinggal bagaimana mengembangkan, karena itu pengurus KONI harus terus berbenah dan memiliki semangat kebersamaan. Hindari hal-hal yang menggangu kinerja, bekerjalah dengan semangat gotong royong. Pemkot Mojokerto akan terus memberi dorongan yang mengarah pada prestasi," tegasnya.

Walikota menambahkan, tahun 2015 ini pemerintah telah membentuk SKPD baru Disporabudpar, dengan harapan utuk memajukan olah raga di kota Mojokerto dan juga memaksimalkan GOR dan Seni hanya untuk kegiatan olah raga

Kembali
AGENDA DEWAN TERBARU
lihat semua
Galery Foto
lihat semua